DESA CENANG: Anak

CENANG NEWS

Post Top Ad

header ads
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Oktober 2018

Mendidik Siswa Menjadi Generasi " Qur'ani "

22 Oktober 0

Foto by Imam F
Selasa, 23 Oktober 2018

Gambar : Kegiatan Membaca Al Quran setelah Shalat Dluha


CENANG – (desacenang.id)  SD Maarif NU 02 Idharul Haiyi desa Cenang merupakan sekolah dasar yang berbasis pada keIslaman, dengan berhaluan Ahlussunah wal jama’ah. Sesuai dengan Visinya yakni “Terwujudnya siswa yang beriman, berprestasi, kreatif, dan berbudi luhur”. Oleh karena itu kepala sekolah selaku penyelenggara pendidikan selalu mendorong Guru untuk mengadakan kegiatan – kegiatan yang dapat merealisasikan visi sekolah tersebut.

Beberapa kegiatan yang sudah disusun dan dilaksanakan oleh Guru sebagai program unggulan diantaranya adalah Upacara Bendera setiap hari Senin, Shalat Dhuha dan Tadarus Al Quran bersama sebelum pembelajaran, dan kegiatan Senin Beramal. Semua kegiatan tersebut dilakukan oleh siswa kelas 1 – 6 dengan dan didampingi oleh Guru Kelas masing – masing.

Salah satu program unggulan yakni Tadarus Al Qur’an bersama sebelum pembelajaran dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih siswa untuk membaca dan memahami isi Al Qur’an. Dengan ini diharapkan siswa bisa membaca Al Qur’an dengan baik dan benar, serta siswa akan lebih mengerti dan memahami isi dari Al Qur’an.

“Sebagai umat Islam yang taat kita harus belajar dan memahami isi Al Qur’an, oleh karena itu di SD Maarif NU 02 Idharul Haiyi ini, siswa dididik sedini mungkin agar mampu membaca Al Qur’an dengan baik dan benar serta memahami isinya”. Tutur Dul Alip, S.Pd.I (Guru Pendidikan Agama Islam).

Selain itu Moh. Pakhruroji, S.Pd.I (kepala sekolah) mengatakan bahwa semua kegiatan sekolah harus bermuara kepada visi dan misi sekolah. Sehingga akan terwujud siswa yang beriman, berprestasi, kreatif, dan berbudi luhur. Oleh karena itu kepala sekolah menghimbau kepada semua siswa untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan sekolah.

“Sekolah akan maju mana kala semua warga sekolahnya ikut serta dalam mensukseskan kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah, baik siswa maupun Gurunya”. Imbuhnya. (red/IF)

Baca selengkapnya...

Siswa MTs. Riyadlotul 'Uqul Gelar Pawai Taaruf

22 Oktober 0


Cenang (desacenang.id) -MTs.Riyadlotul 'Uqul Cenang memperingati Hari Santri Nasional dengan cara pawai taaruf dan diiringi oleh drumband yang menarik perhatian warga masyarakat.
Didampingi guru, seluruh siswa berjalan mengelilingi desa Wijahan dan banyak murid SD yg mengikuti rombongan dari belakang.(Senin, 22/10/2018)

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar murid MTs yang identik dengan nuansa santri.
Hal tersebut diutarakan oleh Waka Kesiswaan Mts. Riyadlotul 'Uqul, Marine Oktavirani Dewi.

"Untuk peringatan Hari Santri tahun ini, kita adakan pawai taaruf. Biasanya hanya upacara saja, namun kali ini sedikit berbeda. Semoga dengan peringatan ini, siswa mts lebih semangat belajar", ungkapnya.

Sebelum pawai, seluruh guru dan siswa mengadakan upacara peringatan Hari Santri Nasional di halaman sekolah. Dalam amanahnya, Abdul Wahid selaku Kepala Sekolah mengingatkan sejarah perjuangan santri.

"Para ulama dan santri dulu ikut berjuang melawan penjajah demi kemerdekaan bangsa Indonesia. Sebagai penerus bangsa kalian tidak perlu berperang, namun terpenting adalah bahwa siswa madrasah harus mempunyai 3 karakter utama santri", pesanya.

Tiga karakter utama itu adalah islam, iman , dan ihsan.  Yang ketiganya harus tertanam kuat pada diri murid mts. Meskipun kalian tidak belajar di pondok, namun jiwa santri itu harus ada, tambah wahid.

Tahun ini tema peringatan Hari Santri Nasional adalah Bersama Santri Damailah Negeri, semoga tema ini menjadi doa yang terkabul.(JN)
Baca selengkapnya...

Kamis, 11 Oktober 2018

100 Orang Dikukuhkan Menjadi Satgas PPA Kabupaten Brebes

11 Oktober 0

Foto Sahirman 
Brebes (cbmnews.id) - Sebanyak 100 orang hari ini mendapatkan Pengukuhan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak ( SATGAS PPA) oleh Bupati Hj. Idza Priyanti, SE.MH di pendopo.  Setelah 3 Hari di adakan Pelatihan Satuan Tugas PPA dari Hari Selasa 9 Oktober sampai Kamis 11 Oktober 2018 di Grand Dian Hotel Brebes. Kamis (11/10/2018).

Bupati Brebes, Hj. Idza Priyantai, SE. MH mengatakan bahwa Perempuan dan Anak perlu perhatian khusus dari pemerintah baik itu pusat, provinsi maupun Kabupaten. Pembentukan SATGAS PPA sangat di butuhkan guna membantu pencegahan tindak Kekerasan terhadap Perempuan dan anak di kabupaten Brebes.

Sementara itu, Kementrian PPA yang di Wakili oleh Sekertaris Kementrian PPA, Drs. Ir. Priambudi Nursitepu, MM. memberikan penghargaan yang setingi tinginya kepada Pemerintah Kabupaten Brebes yang telah membangun komitmen dengan Kementrian PPA dengan mengadakan kegiatan Pelatihan Satgas PPA.

" Satgas PPA merupakan pengejawantahan dari Undang Undang Perlindungan Anak No 23 tahun 2014 yaitu tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, Satgas PPA juga di harapkan mampu bersama sama dengan masyarakat mendorong kegiatan pencegahan dalam tindak kekerasan terhadap anak," terangnya.

Priambudi menambahkan, selamat bertugas kepada Satgas PPA Kabupaten, dan melakukan pengukuhan secara simbolis kepada tujuh wakil Satgas PPA yang di Ketuai oleh Kuntoro Tayubi. (sahirman) sumber. www.cbmnews.id

Baca selengkapnya...

Selasa, 02 Oktober 2018

Gerakan Sedekah Buku Bacaan

02 Oktober 0
Penerimaan Bantuan Buku dari Warga - Doc Sahirman


Cenang (desacenang.id) -  Pokja Kampung KB Desa Cenang, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes menerima sedekah buku bekas bacaan yang sudah tidak terpakai. Sumbangan berasal dari masyarakat berupa buku cerita dan dongeng buat Anak anak sebanyak 77 buku Cerita dan 78 jenis buku bekas Pelajaran yang sudah tidak terpakai. Minggu 30/9/2018.

Salah satu warga penyumbang buku terbanyak, HM. Widodo,S.Pd. mengatakan, buku ini tidak terpakai maka kami sumbangkan, dengan harapan lebih berguna bagi anak anak yang gemar membaca, harapanya biar anak anak bisa menyalurkan hobinya dengan membaca,apalagi sekarang sudah ada Taman Bacaan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang berada di Aula Balai Desa Cenang.
          

Bantuan Sedekah buku bacaan bekas langsung diterima oleh Fasilitator Kampung Keluarga Berencana (KB) desa Cenang Sahirman, dirinya sangat berterima kasih kepada seluruh warga masyarakat yang sudah besedia menyumbangkan buku bekas bacanya,harapanya semoga buku tersebut bisa bermanfaat bagi anak anak kita yang membaca

Ditempat lain, Wadno 58 warga Desa Cenang Rt 05 Rw 06 ikut andil menyumbangkan buku bekas Pelajaran, dirinya mengatakan buku ini adalah bekas anaknya yang sekarang sudah tidak terpakai,mubajir katanya kalau buku ini tergeletak saja tidak di manfaatkan, lebih baik buku ini di sumbangkan agar lebih berguna katanya.



Aulia 13 tahun kelas 8 merasa senang dan selalu memanfaatkan Taman Bacaan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang berada di aula Balai Desa Cenang, dirinya merasa terbantu apabila ada tugas sekolah yang harus di kerjakan, karena dirinya bisa memanfaatkan buku bekas prlajaran yang  ada di Perpustakaan Desa tersebut. ( Sahirman)
Baca selengkapnya...

Minggu, 23 September 2018

JANJI KEPADA ANAK GKB

23 September 0
poto.sucen

Cenang (desacenang.id) - Senin, 24/9/2018 Gerakan Kembali Bersekolah ( GKB) Melalui Forum Masyarakat Peduli Pendidikan ( FMPP) desa Cenang Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes,Memberikan Bantuan Kepada Siswi SD yang di sampaikan langsung oleh Kepala Desa Cenang.

Dalam penyampaianya Kepala Desa Cenang Imam Rifai yang sudah berjanji, saya berusaha untuk memberikan bantuan kepada anak GKB yang Kepada 50 Anak GKB pada Hari Senin, 10 September 2018 Lalu, ternyata ada satu anak yang belum mendapatkan serama sekolah.

Di sela sela tugasnya selaku Kepala Desa Cenang Imam Rifai Mengatakan bahwa " jangan sampai ada Anak anak GKB yang tidak mendapatkan Bantuan Semua Harus Dapat tuturnya Dana Tersebut di ambil dari Dana Desa tahun 2018 dan dari Bantuan Donatur dan Masyarakat Melalu Komunitas Perantau Peduli Pendidikan ( KPPP)" pungkas Imam Rifa'i.

Sementara itu Dewi Umur 9 Tahun yang Mendapatkan Bantuan Perlengkapan Sekolah lengkap Merasa Senang dan Bahagia,Dia berharap dan mengucapkan Banyak terima Kasih Kepada bapak Lurah katanya.

Di lain tempat setelah di Konfirmasi Wirianto, S.IP selaku Camat Tanjung mengatakan bahwa beliau selaku Orang Tua asuh Dewi memang sudah Berjanji akan Memberikan bantuan Perlengkapan sekolah saat berbarengan dengan pembagian Alat alat Tulis,Seragam,dan Perlengkapan Alat Sekolah pada saat acara tersebut di gelar namun Beliau tidak tahu Ukuran Baju Seragam, Sepatu yang di pakai Dewi Ujarnya. 

Harapanya semoga Gerakan Kembali Bersekolah ( GKB)  desa Cenang bisa Bermanfaat untuk kita semua.  ( Shrmn)
Baca selengkapnya...

Rabu, 28 Maret 2018

Taman Baca PATBM Cenang Budayakan Membaca Buku

28 Maret 0
CENANG (desacenang.id)- Menanamkan budaya gemar membaca pada anak-anak sangatlah penting. Membaca buku khususnya merupakan salah satu cara menambah wawasan, baik ilmu pengetahuan dan teknologi, sosial, budaya, politik, wirausaha, dan pengetahuan lainnya. Di jaman sekarang ini, memang membaca tidak hanya lewat buku. Bisa lewat media elektronik. Namun, bagi anak-anak membaca buku adalah hal yang sangat penting.
 
Meskipun pada kenyataannya, anak-anak sekarang lebih suka bermain game hp. Membaca buku dianggap hal yang membosankan. Tidak ada lagi hobi untuk membaca.
 
Melihat fenomena ini, Pemerintah Desa Cenang bekerjasama dengan Perlidungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) membuka taman baca di Balai Desa Cenang Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes.
 
Ketika dihubungi, Sahirman mewakili Pemdes Cenang dan Ketua PATBM menerangkan alasan didirikannya taman baca ini (Rabu, 28/3/2018).

" Zaman sekarang anak-anak lebih suka main hp dibanding membaca. Maka dari itu, kami mendirikan taman baca ini supaya anak-anak khususnya lebih gemar membaca buku. Sebenarnya taman ini tidak hanya untuk anak-anak saja, siapapun masyarakat desa cenang yang ingin membaca disini kami perbolehkan. Sambil menunggu layanan desa, masyarakat bisa membaca buku yang disediakan," ujar Sahir.

Sahir menambahkan,  taman baca PATBM ini merupakan hasil realisasi musrembangdes tahun 2016 dengan menggunakan Dana Desa tahun 2017.

"Taman baca ini milik kita bersama karena menggunakan dana desa. Untuk itu, perlu dikelola r pula.Buku yang ada di taman baca ini berbagai macam, misalnya cerita nabi dan rosul, dongeng, sejarah brebes, dan lainnya", tegas Sahir.

Sementara itu, sepulang sekolah terlihat anak-anak sedang membaca buku di taman baca PATBM.

"Saya senang baca buku disini, bukunya ada gambarnya juga dan lucu", ungkap salah satu anak. (JN / kontributor Sahirman)
Baca selengkapnya...

Senin, 26 Maret 2018

Bayu, Kobarkan Semangat Bersekolah

26 Maret 0
Cenang ( desacenang.id) - Bayu  Saputra, sosok bocah kecil yang akhirnya bisa kembali bersekolah,  setelah 2 tahun fakum dari Sekolah Dasar. Bayu masuk  kelas 3 di SD Maarif Cenang Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes, Senin (26/3/2018).

Sebelumnya, Bayu pernah bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah daerah Tegal, namun akhirnya pindah ke SD Maarif Cenang. Rupanya hal tersebut tidak bertahan lama karena orang tuanya membawa dia ke Jakarta.


"Kami sekeluarga pergi ke Jakarta, jadi Bayu terpaksa keluar dari sekolah", ungkap Rohyatun ibunda Bayu.

Sebenarnya kami sekeluarga tidak lama tinggal di Jakarta. Kami pulang lagi, tapi anak kami diminta untuk sekolah kembali tidak mau. Padahal kami sudah membujuknya, tambah Rohyatun.

Mendengar kasus yang seperti itu, Ketua FMPP Desa Cenang M.Pahruroji dengan tanggapnya langsung mendatangi rumah orang tua bayu untuk membujuk anak tersebut.


"Kami tidak mau ada anak yang tidak bersekolah di Desa Cenang, karena itu dengan berbagai cara saya membujuk Bayu", kata Pakhruroji

Alasan lain kenapa Bayu tidak segera sekolah yaitu orang tua kebingungan karena tidak mempunyai biaya untuk membeli seragam dan perlengkapan alat tulis.

"Mengenai hal tersebut orang tua tidak perlu risau, pemerintah desa dan pihak lain siap membantu", imbuh pakhruroji.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, akhirnya Bayu bisa dikembalikan ke sekolah. ( Kontributor Imam Fahrurozi)
Baca selengkapnya...

Kamis, 05 Oktober 2017

Babinsa Cenang Beri Motivasi Murid MTs.Riyadlotul ‘Uqul

05 Oktober 0
Foto bersama BABINSA Cenang ( Foto : JN )
Cenang (desacenang.id) – Pemberian motivasi tentang pentingnya pendidikan pada anak-anak sangatlah penting, karena mereka lah generasi penerus yang akan memajukan Negara Indonesia. Melihat hal itu, pihak sekolah MTs.Riyadlotul ‘Uqul Cenang Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes mengundang Babinsa Cenang  untuk memberikan motivasi dan arahan tentang betapa pentingnya pendidikan, Kamis (5/10/2017).

Hadir Serka Yuli Haryo Saputro Babinsa Cenang  yang berkantor di Koramil Songgom. Dengan senyum semangat dia menyapa siswa-siswi MTs. Riyadlotul ‘Uqul. Dia menceritakan pengalamanya untuk membakar semangat anak-anak dalam meraih cita-cita.

“Saya itu dari keluarga yang tidak mampu, namun saya tidak putus asa dan tidak minder untuk meraih cita-cita. Karena saya percaya dengan keyakinan dan kerja keras akan membuahkan hasil yang luar biasa. Jangan punya mental kere,  kalian harus punya mental baja. Tidak ada alasan lagi untuk tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Yang Maha Kuasa juga tidak akan tinggal diam yang penting kalian mau bersungguh-sungguh dalam belajar”, paparnya.

Haryo mengingatkan bahwa murid MTs.Riyadlotul ‘Uqul  harus mempunyai disiplin yang tinggi dan bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu. Jangan sampai menjadi sampah masyarakat yang akan memalukan orang tua dan menyusahkan banyak orang.

“Setiap melakukan tindakan, ingat saja orang tua kalian. Mereka bekerja keras hanya untuk membiayai segala kebutuhan termasuk pendidikan kalian. Mereka sangat berharap, kalian akan mempunyai masa depan yang lebih baik dibanding mereka. Mereka ingin melihat anaknya sukses dalam segala bidang. Dengan seperti itu, akan mengangkat derajat dan memuliakan  orang tua. Jadilah orang yang bermanfaat bagi banyak orang, jangan jadi sampah masyarakat. Mematuhi peraturan, menghormati orang tua dan guru, serta sekolah yang benar tidak usah aneh-aneh”, nasehatnya.

Terlihat anak-anak mendengarkan arahan dengan khusuk. Tidak sedikit dari mereka yang meneteskan air mata teringat akan kedua orang tua.

Sementara itu pihak sekolah Abdul Wahid selaku Kepala Sekolah menyampaikan terimakasih karena Babinsa Cenang sudah menyempatkan waktu untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada murid-muridnya. Dia berharap adanya kerjasama yang baik antara sekolah, masyarakat, serta pihak yang berwenang untuk mengontrol dan mengawasi kegiatan anak-anak muda di Cenang termasuk siswa-siswi MTs.Riyadlotul ‘Uqul.


“Kami mengucapkan terimakasih kepada Serka Yuli Haryo Saputro karena telah memberikan motivasi serta arahan yang sangat bermanfaat, semoga setelah ini siswa-siswi kami lebih bersemangat lagi belajar dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mendidik dan menjaga mereka supaya tidak terjerumus pergaulan yang tidak sehat”, harapnya.(JN / Azam)
Baca selengkapnya...

Jumat, 29 September 2017

BABINSA Cenang Senam Ceria Bersama Anak PAUD

29 September 0
Senam ceria bersama Babinsa Cenang ( Foto JN )
Cenang (desacenang.id) – Suasana belajar di Kelompok Bermain Harapan Ummat (KB HARUM) terasa berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Pasalnya dilembaga pendidikan ini kedatangan tamu spesial yakni Babinsa Cenang Sersan H. Yuli Haryo Saputro. Semua anak terlihat gembira dan ceria karena pada saat olahraga senam didampingi seorang tentara.

" Tidak ada satupun anak-anak KB Harum yang merasa ketakutan akan kedatangan sosok berbaju loreng tersebut. Mereka menyambut dengan senyum bahagia dan tidak canggung-canggung untuk senam serta menari bersama. Begitu juga dengan Sang Sersan yang penuh semangat keramahtamahan mendampingi anak-anak tersebut," ungkap pengelola PAUD Harum Erni Asih disela-sela mendampingi anak di sekolah. Jumat (29/09/2017).

H. Yuli Haryo Saputro mengatakan sudah saatnya orang tua sadar akan pentingnya pendidikan dan harus selalu memberi motivasi belajar kepada anak.

" Anak-anak membutuhkan motivasi yang cukup dari orang tua, perhatian, dan kasih sayang. Karena anak-anak adalah masa depan yang akan mengangkat derajat orang tuanya. Tidak hanya itu sudah saatnya sedari dini anak-anak perlu ditanamkan rasa cinta Tanah Air NKRI, makanya kegiatan belajar sambil bermain ini sangat bermanfaat untuk pengenalan dini. Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini," ujarnya.

Haryo menambahkan, kegiatan seperti ini melatih anak-anak untuk berani berbicara di depan banyak orang dan mengungkapkan pendapatnya, terbukti tadi dengan semangat keberanian mereka menjawab pertanyaan tentang cita-cita. Ada yang mau jadi guru, pilot, tentara, dokter dan lainya. Sudah ada modal tinggal dukungan dari semua pihak terutama orang tua.

Sementara itu, Wentin (33) wali murid dari Dea Mustika (4) merasa senang anaknya bisa berbaur dan bersahabat dengan teman barunya serta tidak takut bertemu dengan tentara.


"Syukur Alhamdulilah sekali, sekarang anak saya mudah berteman dengan anak lain, cepat mengenal huruf, berhitung, tidak malu-malu lagi, dan kagetnya tidak takut melihat pak tentara," pungkasnya. ( JN )
Baca selengkapnya...

Jumat, 18 Agustus 2017

Alipatul Adawiyah Cenang Akhirnya Kembali Bersekolah

18 Agustus 0
Alipatul kembali bersekolah ( Foto Jn )
Cenang (cbmnews.net) – Setelah mengembalikan 12 anak ke bangku sekolah beberapa waktu lalu, Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Desa Cenang Kecamatan  Songgom terus melakukan upaya mengurangi jumlah anak yang tidak sekolah. Untuk itu Pemerintah Desa Cenang dan FMPP melakukan kunjungan ke rumah warga untuk membujuk orang tua yang tidak mengijinkan anaknya bersekolah, Selasa (25/7).
Tidak mau menunggu lama setelah rapat Perencanaan Pendidikan Berbasis Data(PPBD) selesai Kepala Desa didampingi oleh beberapa anggota FMPP dan BABINSA Kecamatan Songgom mendatangi rumah orang tua Alipatul Adawiyah.
Alipatul Adawiyah adalah salah satu anak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya karena orang tuanya lebih memilihnya untuk bekerja membantu keadaan perekonomian keluarga. Sama halnya dengan orang tua yang lain Casmito ayah dari Alipatul Adawiyah pun menginginkan anaknya untuk bekerja saja.
M.Pahruroji selaku ketua FMPP menjelaskan kunjungan kali ini bertujuan untuk meminta kepastian orang tua Alipatul bahwa anaknya diizinkan atau tidak melanjutkan sekolah.
” Sebelumnya pihak kami telah membujuk dan merayu orang tuanya supaya mengizinkan anaknya kami sekolahkan kembali. Maka dari itu, kami pun meminta bantuan kepada Babinsa Songgom supaya pemikiran orang tuanya ini lebih terbuka akan pentingnya pendidikan,”  terang Pahruroji.
Babinsa Songgom Yuli Haryono pun memberi semangat dan dorongan kepada orang tua Alipatul supaya tidak perlu memikirkan biaya.
” Orang tua itu bertugas memberikan semangat dan doa kepada anaknya. Apalagi keinginan anak ini sangat mulia yaitu menuntut ilmu. Tidak perlu memikirkan mau jadi apa anak ini nantinya jika sekolah lagi. Namun yang pasti kita berharap, anak ini akan mengangkat derajat orang tua di kemudian hari. Tidak perlu kawatir semua biaya ditanggung pemerintah,” katanya.
Berkat kerja sama beberapa pihak akhirnya orang tua Alipatul mengizinkan anaknya untuk kembali bersekolah. Rencananya Alipatul akan diantarkan ke Pondok Pesantren Tegal oleh ketua FMPP dan Kepala Desa Cenang Imam Rifai dalam waktu dekat. (JN).

Sumber :
http://cbmnews.net/alipatul-adawiyah-cenang-akhirnya-kembali-bersekolah/
Baca selengkapnya...

Senin, 14 Agustus 2017

5 Anak Putus Sekolah di Cenang Akhirnya Kembali Bersekolah

14 Agustus 0
Cenang (desacenang.id) – Sebanyak 5 anak yang putus sekolah dan lulus tidak lanjut, akhirnya bisa kembali mengenyam pendidikan di bangku sekolah setelah di support oleh Kepala Desa Cenang Imam Rifai dan Pengurus Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP).

Mereka yang dikembalikan ke sekolah yakni Tomi Saipul Anwar, Neli Sukma Dewi, Aldi Saputra yang putus sekolah di tingkat sekolah dasar sekarang sudah kembali sekolah dan Ernawati serta Intan Nur Fauzia yang melanjutkan sekolah ke Madrasah Tsanawiyah.

Kepala Desa Cenang Imam Rifai saat dihubungi Rabu (2/11/2016) mengatakan bahwa FMPP Desa Cenang telah dibentuk dan ditetapkan pada tanggal 26 Mei 2016.

“FMPP Desa Cenang telah di bentuk oleh tim dari Bappeda dan FMPP Kabupaten Brebes pada kamis, 26 mei 2016 dan di tetapkan dengan Surat Keputusan (SK) Desa Cenang Nomor 141/08/V/2016,” Kata Rifai.

Untuk membantu kelancaran program FMPP pihak desa juga telah menganggarkan lewat ADD.
“Anggaran ADD tahun ini saya mensubsidi 3 juta, untuk gerakan awal FMPP dalam membiayai anak-anak kembali bersekolah, sambil menunggu donasi dari masyarakat yang terkumpul, jadi kegiatan bisa berjalan,” tambahnya.

Ditempat terpisah, Ketua FMPP Kabupaten Brebes Bahrul Ulum mengatakan bahwa di Brebes untuk memecahkan masalah terkait masalah anak putus sekolah, Bupati Brebes membentuk FMPP di tingkat Kabupaten dan 4 kecamatan sebagai contoh model.

“Bulan mei sampai juni 2016 kemarin FMPP Kabupaten Brebes yang difasilitasi oleh Bappeda Kabupaten Brebes membentuk FMPP sebanyak 55 Desa di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Larangan, Kecamatan Songgom, Kecamatan Bulakamba dan Kecamatan Bumiayu,”ungkapnya.
Lanjut ulum, bahwa FMPP tingkat Desa SK pengurusnya dari Kepala Desa, sedangkan SK tingkat Kecamatan SK pengurusnya dari Camat.Namun dari pembentukan tersebut yang terlihat progresnya bagus untuk mengembalikan anak yang putus sekolah dan lulus tidak lanjut ke sekolah itu Desa Cenang.

“Sebenarnya pada saat pembentukan FMPP oleh Tim Bappeda dan FMPP Kabupaten kami itu menjelaskan hal yang sama di 55 Desa tersebut dengan cara yang sama, namun ternyata out putnya berbeda. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami kedepan, karena kedepan kami juga akan membentuk di Kecamatan yang lainnya supaya merata sehingga anak yang putus dan lulus tidak lanjut ke tingkat SMP bisa melanjutkan sampai lulus SMP,” terangnya.

Selanjutnya salah satu anak yang berhasil dikembalikan oleh FMPP Desa Cenang, Ernawati mengatakan terima kasih kepada kepala Desa Cenang yang telah perhatian pada dirinya.
“Terima kasih kepada bapak kepala desa cenang yang sudah peduli pada saya, saya senang sekali bisa melanjutkan sekolah di MTs tanpa mengeluarkan biaya, dan dapat uang jajan lagi,” Tandas Erna. (AA/BU)
Baca selengkapnya...

Ini yang Dilakukan Kades Cenang Entaskan Anak Putus Sekolah

14 Agustus 0
CENANG (desacenang.id) - Setiap menjelang tahun ajaran baru di sekolah, Kepala Desa Cenang Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes, Imam Rifai, selalu membelanjakan uang pribadinya untuk membeli kebutuhan sekolah bagi anak yang orangtuanya kurang mampu maupun anak yatim.

Kebutuhan sekolah tersebut meliputi seragam sekolah hingga peralatan menulis seperti buku dan lainnya. Maka dari itu tidak heran jika banyak anak yatim yang mendatangi rumah atau tempat kerjanya hanya untuk meminta seragam sekolah.

Hal ini seperti yang dilakukan seorang anak yatim desa setempat, Aldi Saputra (10) yang terpaksa keluar sekolah lantaran kekurangan biaya. Dirinya datang ke Kantor Kepala Desa untuk meminta seragam batik sekolah dan uang saku.

"Iya tadi ada anak yang datang ke sini dan minta dibelikan seragam batik sekolah sekaligus uang saku. Dia malah bertanya, uang sakunya untuk berapa hari Pak? Saya jawab, ya gampang itu, lebihnya untuk beli perlengkapan sekolah yang masih kurang," kata Imam, kemarin.

Sudah hampir dua tahun, Aldi Saputra telah ditinggal ayahnya yang meninggal tahun 2014 lalu. Aldi merupakan anak ke 2 dari 3 bersaudara, adiknya baru menginjak usia 3 tahun dan tinggal dusun Cenang RT 04 RW 01 Desa Cenang.

Aldi tinggal bersama ibunya yang usianya dikatakan sudah tua. Anak dari pasangan Dukroni (almarhum)-Ropiah itu ingin kembali ke sekolah. Jadi tanpa malu-malu dirinya datang bersama kakaknya untuk minta dibelikan kebutuhan sekolah.

"Mudah-mudahan Aldi Saputra yang drop out sekolah selama setahun di kelas 4 dan sekarang kembali sekolah bisa lancar dalam berinteraksi dengan teman-temannya disekolah dalam menuntut ilmu, dan mohon dibantu oleh para guru dan kepala sekolah biar anak tetap semangat bersekolah," katanya.

Selain memberikan kebutuhan sekolah, Kepala Desa Cenang juga sering membujuk anak-anak untuk tetap melanjutkan sekolah. Dirinya bersama isterinya pun bersedia untuk menanggung biaya sekolah.

Seperti ketika dirinya membujuk anak yatim piatu yang tinggal bersama neneknya, Abdulmuin,12, siswa kelas 6 SD yang tidak melanjutkan sekolah.

"Saya hanya ingin mengajak semua anak di desa ini tetap sekolah. Jangan sampai ada anak putus sekolah karena alasan biaya," katanya. Semua itu diketahui oleh Kades Cenang ketika dirinya atau masyarakat mengadakan santunan anak yatim baik dari masyarakat maupun dari pemerintah desa selalu menanyakan keadaan orangtuanya.

"Setiap ada santunan anak yatim kami tanyai semua bagaimana keadaan orangtuanya. Kalau ada yang tidak sekolah ya kami berusaha untuk bisa mengembalikannya ke sekolah," tandanya. (fid/har/zul)
Baca selengkapnya...

Minggu, 13 Agustus 2017

2 Desa di Kabupaten Brebes menjadi Percontohan PATBM

13 Agustus 0
Ds. Cenang menjadi percontohan PATBM 
Brebes ( www.desacenang.id ) – Desa Cenang Kecamatan Songgom dan Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes ditetapkan sebagai desa percontohan program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dan Forum Pendamping Anak (FPA) Kabupaten Brebes.
Asisten Deputi Perlindungan Anak dari kekerasan dan exsploitasi Kementrian PPPA, Rini Handayani menyampaikan, ditunjuknya 2 desa tersebut, karena komitmen dari Kepala Desa tersebut yang siap menerima program PATBM.
“Kepala Desa Cenang dan Wlahar ketika didatangi oleh tim fasilitator PATBM Kabupaten Brebes, yang terdiri dari FPA dan BKBPP Brebes, serta dari fasilitator PATBM Provinsi menyatakan siap untuk dijadikan desa percontohan program tersebut. Selain itu, didukung pula oleh para aktivis desa, yang siap membantu mewujudkan desanya menjadi desa PATBM,” Ujar Rini.
Sedangkan menurut Erry Pratama Putra, selaku fasilitator Provinsi, PATBM di Kabupaten Brebes merupakan pengembangan dari 2 Kabupaten yang sedang berjalan.
“PATBM di Jawa Tengah ada 2 Kabupaten yang menjadi intervensi, yaitu Kabupaten Rembang dan Kabupaten Kebumen, kemudian dari Kementrian PPPA melakukan pengembangan ke Kabupaten Brebes,” terangnya.
Masih menurut Erry, dua desa yang dikunjungi bersama tim tersebut, patut diapresiasi karena komitmen kepala desa sangat bagus. “Komitmen kepala desa, sangat mendukung kekuatan aktivis perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat ini,” tandasnya.
Gandeng FPA KAB. BREBES
PATBM adalah sebuah jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja, secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak. PATBM merupakan inisiatif masyarakat sebagai ujung tombak untuk melakukan upaya-upaya pencegahan, dengan membangun kesadaran masyarakat agar tejadi perubahan pemahaman, sikap dan perilaku yang memberikan perlindungan kepada anak.
Ketua Forum Pendamping Anak (FPA) Kabupaten Brebes yang diwakili oleh Akmari, merasa senang atas kepercayaan dari Kementrian PPPA yang menjadikan FPA Brebes mitra kementrian PPPA dalam program PATBM.
“Tentunya kami merasa senang, karena FPA ditunjuk sebagai mitra oleh kementrian PPPA dalam program PATBM di dua desa yang nantinya diharapkan menjadi desa yang ramah anak serta menjadi desa percontohan PATBM di Kabupaten Brebes,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala desa yang telah dikunjungi oleh tim fasilitator menyatakan dirinya siap untuk mewujudkan desanya menjadi desa percontohan PATBM dan desa ramah anak (AA).

Sumber :
http://cbmnews.net/2-desa-di-kabupaten-brebes-menjadi-percontohan-patbm/
Baca selengkapnya...

Post Top Ad

header ads