DESA CENANG: PATBM

CENANG NEWS

Post Top Ad

header ads
Tampilkan postingan dengan label PATBM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PATBM. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 November 2018

Mengenal lebih dekat dengan SPEK-HAM Solo

28 November 0

Poto.JW

Songgom (cenang.desabrebes.id) Belum banyak orang mengetahui tentang Solidaritas Perempuan untuk Hak Asasi Manusia (SPEK-HAM) Solo yang beralamat di Jalan Srikoyo no 14 rt 01 rw 04 Karangasem, Surakarta, Jawa Tengah ini. Di sela pemberian materi tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Aula Kecamatan Songgom, Noko Ali Ketua Koperasi bagian Pemberdayaan Ekonomi  menjelaskan apa itu Spek-Ham, Rabu(28/11).

"Spek-Ham Solo adalah sebuah organisasi yang merupakan kumpulan orang-orang berlatar belakang gerakan mahasiswa, organisasi sosial, serta bersifat pluralis (majemuk/banyak orang) dengan komitmen pada penegakan HAM khususnya perempuan. Spek-Ham berdiri pada tanggal 20 November 1998, dengan latar belakang kejadian reformasi tahun 1998 yang banyak menimbulkan korban kekerasan utamanya perempuan", jelas Noko.

Tujuan dibentuknya Spek-Ham ini mendorong pemberdayaan perempuan, supaya perempuan bisa mandiri dalam segala sektor dan mencegah atau mengurangi kekerasan pada perempuan.

"Kegiatan yang sudah dilakukan yaitu pemberdayaan perempuan dengan pembentukan Bumdes(Badan Usaha Milik Desa), yang dikelola oleh kelompok petani perempuan di Boyolali. Spek-Ham ini sudah ada di beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, antara lain Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Sukoharjo, Wonogiri, dan kali ini Brebes",lanjut Noko.

Selama berdiri Spek -Ham tidak menjumpai hambatan yang berarti, dukungan masyarakat bagus dan dana untuk menopangpun bisa diatasi. Dana tersebut didapat dari koperasi yang dikelola sendiri serta melibatkan bantuan asing.

Sama seperti organisasi yang lain, Nokopun berharap Spek-Ham akan lebih bermanfaat bagi masyarakat dan lebih berkembang.(JW)
Baca selengkapnya...

Selasa, 27 November 2018

Songgom Membentuk Komunitas Peduli Tindak Pidana Perdagangan Orang

27 November 0

poto.JN

Songgom(desacenang.id)-Dinas Pemberdayaan Perempuan,Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(DP3KB) Kabupaten Brebes bersama Solidaritas Perempuan untuk Hak Asasi Manusia(SPEK-HAM) Solo mengadakan Lokakarya Pembentukan Komunitas Peduli Tindak Pidana Perdagangan Orang(TPPO) di Aula Kecamatan Songgom sebagai komitmen untuk pencegahan terjadinya perdagangan orang yang semakin marak terjadi khususnya di Kabupaten Brebes yang menduduki peringkat ke-10 sebagai pemasok TKI/TKW bermasalah.

Perwakilan DP3KB Eni Listiani memaparkan hal tersebut di depan perwakilan dari 3 Desa di Kecamatan Songgom, yaitu Desa Cenang,Songgom, dan Songgom Lor,Selasa(27/11/2018).

"Brebes menempati rangking 9 sebagai pemasok TKI/TKW terbesar di Indonesia dan lumbungnya terdapat di tiga Desa Kecamatan Songgom ini, selain Kecamatan Larangan. Hal ini menjadi rentan terjadinya tindak pidana perdagangan orang karena ketidakpahaman masyarakat, yang mereka tahu hanyalah bisa bekerja dan mendapatkan upah",papar Eni.

Untuk itulah diperlukan adanya pencegahan yang melibatkan masyarakat sekitar dengan dibentuknya Komunitas Peduli TPPO ini.
 Komunitas ini diberi materi tentang perdagangan orang, bagaimana tindak pencegahanya,dan kepada siapa harus berkoordinasi sehingga nantinya tidak terjadi kesalahan dalam penanggulanganya.

Eni melanjutkan kasus TPPO masih terjadi disebabkan oleh beberapa faktor misalnya tingkat kesejahteraan rendah,wawasan pendidikan,keterbatasan lapangan kerja, dan keuntungan besar bagi pelaku.
"Selain itu modus operandi TPPO juga beragam antara lain pemalsuan identitas,penipuan/bujuk rayu,penyekapan,pengancaman,penipuan, dan hutang. Hal itu yang membuat korban TPPO sulit untuk melawan atau melepaskan diri",imbuh Eni.

Ditambahkan oleh Elis dari SPEK-HAM Solo, TPPO terjadi jika ada rekrutmen/sponsor,pengangkutan,pengiriman,pemindahan, dan penerima.
"Sebagai perwakilan dari masing-masing desa, komunitas ini harus punya komitmen besar untuk bekerjasama mencegah terjadinya perdagangan orang khususnya di Kecamatan Songgom",tutup Elis.(JN)
Baca selengkapnya...

Jumat, 09 November 2018

Penyuluhan Kesehatan dan Bahaya Pelecehan Seksual

09 November 0

         Cenang, (desacenang.id)- Dinas Kesehatan Puskesmas Jatirokeh mengadakan Penyuluhan Kesehatan dan Pemberian Tablet Tambah Darah di MTs.Riyadlotul 'Uqul Cenang. Tujuan kegiatan ini supaya murid-murid yang beranjak remaja ini memahami betul tentang kesehatannya sendiri dan sasaran kegiatan ini adalah remaja putri,Sabtu(10/11).

Pada awalnya murid-murid merasa cemas melihat kedatangan petugas puskesmas, karena mereka takut disuntik. Namun, setelah dijelaskan merekapun merasa tenang dan memperhatikan dengan seksama.

Petugas puskesmas Emeliya Contesa menjelaskan bahayanya pelecehan seksual yang marak terjadi.
"Apabila ada yang melakukan pelecehan seksual terhadap kalian, jangan takut untuk melaporkannya ke orang tua,guru,dokter,polisi,teman ataupun orang terdekat lainya. Jangan diam saja, kalau kalian diam pelaku pelecahan merasa senang dan akan mengulanginya kembali. Tubuh ini hak milik kita dan kitalah orang pertama yang harus menjaganya,"jelas Emeliya.

Adapun jenis pelecehan seksual yang sering terjadi antara lain memegang area dada, pantat, kemaluan, dan mulut. Pelecehan seksual merupakan tindak kejahatan, jadi pelakunya bisa mendapat hukuman. Yang terpenting jaga diri dan jangan takut untuk melapor, imbuh Emeliya.
Selain itu Emeliya juga membagikan tablet penambah darah gratis. Tablet ini berfungsi mencegah penyakit anemia dan menjaga kesehatan organ reproduksi.

Perwakilan murid Astin Windari(14) mengaku senang adanya penyuluhan ini, meskipun awalnya dia merasa takut kalau dirinya akan disuntik.

"Saya senang dapat obat tambah darah gratis, tidak perlu beli. Dan harus hati-hati atas tindakan kejahatan pelecehan seksual," tutur Astin. (JN)
Baca selengkapnya...

Sabtu, 03 November 2018

Masigab Donasi Buku Bacaan ke PATBM Cenang

03 November 0


Cenang,(desacenang.id) - Pengurus Majelis Silaturahmi Warga Brebes (Masigab) Kabupaten Brebes donasikan buku bacaan untuk taman bacaan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat ( PATBM) desa Cenang Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes, Sabtu (3/11).

Kegiatan yang di hadiri sekitar 34 orang dari pengurus dan anggota Masigab, Komunitas dari Brebes, Masyarakat Desa Kedungtukang dan oleh perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Brebes. 

Ketua Masigab Brebes,Toto Caryo dalam sambutannya menjelaskan, langkah kongkrit Masigab di bidang pendidikan yakni pembuatan gedung Taman Baca Masyarakat (TBM).

" Target kami keterlibatan ini bukan hanya pembuatan gedungnya saja, akan tetapi pemberian bantuan buku sebagai dukungannya ", jelasnya.

Bahkan menurut dirinya, toto sapaanya, ini akan terus secara berkesinambungan dalam membantu masyarakat untuk menambah minat baca.

" Semoga akan selalu menjadi ikhtiar kami Masigab untuk membangun Sumber Daya Manusia Brebes dan menjadikan Brebes Daerah Literasi, dimana semua desa di kabupaten Brebes bisa ada Taman Baca Masyarakatnya", tambahnya.

Kegiatan ini juga di selingi dengan pemberian santunan kepada 30 anak yatim dan 30 duafa dan paket ini di berikan secara langsung dan disaksikan oleh masyarakat Kedung Tukang kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes

Sementara itu, Atmo Tan Sidik Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menuturkan, pihaknya selalu mendukung semua kegiatan di Masigab.

" Kami selalu akan mendukung penuh kegiatan yang bersifat membangun manusia salah satunya dengan gerakan literasi dengan membangun Taman Baca Masyarakat nanti", tuturnya.

Di tempat yang sama, Hamidah Pembina Masigab yang juga Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jakarta, mengungkapkan apresiasi kepada para pengurus yang sudah mau memikirkan Brebes dengan membangun Taman Baca Masyarakat agar minat baca semakin banyak.

" Kami akan terus koordinasi agar gerakan ini bisa di realisasikan, dan akan bersinergi dengan para perintis literasi di daerah-daerah lain agar bisa di aplikasikan ke Brebes", ungkapnya. (Sahirman)
Baca selengkapnya...

Selasa, 02 Oktober 2018

Gerakan Sedekah Buku Bacaan

02 Oktober 0
Penerimaan Bantuan Buku dari Warga - Doc Sahirman


Cenang (desacenang.id) -  Pokja Kampung KB Desa Cenang, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes menerima sedekah buku bekas bacaan yang sudah tidak terpakai. Sumbangan berasal dari masyarakat berupa buku cerita dan dongeng buat Anak anak sebanyak 77 buku Cerita dan 78 jenis buku bekas Pelajaran yang sudah tidak terpakai. Minggu 30/9/2018.

Salah satu warga penyumbang buku terbanyak, HM. Widodo,S.Pd. mengatakan, buku ini tidak terpakai maka kami sumbangkan, dengan harapan lebih berguna bagi anak anak yang gemar membaca, harapanya biar anak anak bisa menyalurkan hobinya dengan membaca,apalagi sekarang sudah ada Taman Bacaan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang berada di Aula Balai Desa Cenang.
          

Bantuan Sedekah buku bacaan bekas langsung diterima oleh Fasilitator Kampung Keluarga Berencana (KB) desa Cenang Sahirman, dirinya sangat berterima kasih kepada seluruh warga masyarakat yang sudah besedia menyumbangkan buku bekas bacanya,harapanya semoga buku tersebut bisa bermanfaat bagi anak anak kita yang membaca

Ditempat lain, Wadno 58 warga Desa Cenang Rt 05 Rw 06 ikut andil menyumbangkan buku bekas Pelajaran, dirinya mengatakan buku ini adalah bekas anaknya yang sekarang sudah tidak terpakai,mubajir katanya kalau buku ini tergeletak saja tidak di manfaatkan, lebih baik buku ini di sumbangkan agar lebih berguna katanya.



Aulia 13 tahun kelas 8 merasa senang dan selalu memanfaatkan Taman Bacaan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang berada di aula Balai Desa Cenang, dirinya merasa terbantu apabila ada tugas sekolah yang harus di kerjakan, karena dirinya bisa memanfaatkan buku bekas prlajaran yang  ada di Perpustakaan Desa tersebut. ( Sahirman)
Baca selengkapnya...

Post Top Ad

header ads